Rabu, 05 Desember 2012

LOVE

Pasuruan, 6 Desember 2012

Kemarin malam di televisi, saya melihat sebuah film yang menurut saya sangat hebat sekali. Benar-benar berbobot, memiliki makna yang sangat dalam dan penuh dengan pembelajaran yang dapat kita petik. Dari awal hingga akhir saya menonton film itu dan baru kali ini saya sampai menangis melihat sebuah film. Sebenarnya film ini diproduksi tahun 2008, tetapi baru kali ini saya melihatnya. Dan hebatnya lagi film ini adalah film buatan bangsa kita sendiri. Film ini berjudul LOVE dan dibintangi oleh bintang film papan atas Indonesia, antara lain Irwansyah, Laudya cintya Bella, Acha septriasa, Fauzy Baadilla, Luna Maya, Darius Sinatrya, Surya Saputra, Wulan Guritno, Gading Martin, Marsha Timothy, Widyawati. Dan ini merupakan film terakhir yang dibintangi oleh Sophan Sopiaan sebelum ia meninggal dunia.


Film ini menampilkan 5 kisah cinta yang masing-masing memiliki ceritanya sendiri-sendiri di kota Jakarta. Masing-masing kisah memiliki ceritanya sendiri dan memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang cinta. Satu adegan yang menurut saya sangat mengharukan dan hingga membuat saya menangis adalah adegan ketika Gilang (Surya Saputra) merelakan putri satu-satunya yang menderita autisme untuk diasuh oleh istrinya, Miranda (Wulan Guritno). Yang walaupun Miranda telah berselingkuh dengan pria lain dan tidak mencintainya lagi akan tetapi ia dengan berhati besar melepaskan ego nya ikhlas dan merelakan kedua orang yang sangat ia cintai lepas dari dirinya demi kebahagiaan mereka.

Dan diakhir kisah ada surat yang dibuat oleh Dinda (Laudya Cintya Bella) kepada Restu (Irwansyah) yang mana surat tersebut sangat indah dan menyentuh sekali. Berikut adalah isi surat tersebut :

Apa yang kita ingat dari kenangan -kenangan yg terekam oleh kita
Nama tempat, nama permainan, nama teman, atau kejadian?
Adalah hal hal yg mungkin lambat laun mungkin bisa terlupa
Tapi tidak dengan rasa
Rasa senang, Rasa sedih yang akan terus kita bawa
tanpa mudah tercecer di sepanjang perjalanan kita
Dan semakin kita dewasa,
kita akan menyadari
bahwa diantara kenangan kenangan tersebut
ada satu rasa yg paling besar
yaitu cinta
Karena ketika satu persatu cerita berhenti dan menjadi kenangan
Cinta terus bergerak seiring harapan yg menyertai dia
Cinta yg tak terlihat oleh mata,
tak teraba oleh tangan,
tapi dia ada..
Bahkan sejak kita belum bisa mengucapkannya
Cinta yg sejati
cinta yg ketika kira sudah pergi
ternyata cuma bersembunyi menunggu untuk kembali lagi


Itulah hebatnya cinta. Ia tidak memandang usia, waktu, agama, ras, jenis kelamin, dan lain sebagainya. Cinta adalah hal terindah yang diciptakan Tuhan kepada mahluknya. Maka, jalani hidup ini dengan penuh cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar